Thursday, 3 May 2012

Perjakaku diambil tente teman ibuku

Mobil melaju menyusuri jalan-jalan kota Jakarta. Tante Ani seperti bebek saja, ngga pernah stop ngomong and gossipin teman-temannya. Aku jenuh banget yang mendengar. Dari yang cerita pacar teman-temannya lah, sampe ke mantan tunangannya. Sesampai di daerah Muara Karang, aku memutuskan untuk makan bakmi bebeknya yang tersohor di sana. Untung tante Ani tidak protes dengan pilihan saya, mungkin karena sudah terlalu lapar dia.


Setelah makan, kita mampir ke tempat main bowling. Abis main bowling tante Ani mengajakku mampir ke rumahnya. Tante Ani tinggal sendiri di apartemen di kawasan Taman Anggrek. Dia memutuskan untuk tinggal sendiri karena alasan pribadi juga. Ayah dan ibu tante Ani sendiri tinggal di Bogor. Saat itu aku tidak tau apa pekerjaan sehari-hari tante Ani, yang tante Ani tidak pernah merasa kekurangan materi.


Apartemen tante Ani lumayan bagus dengan tata interior yang classic. Di sana tidak ada siapa-siapa yang tinggal di sana selain tante Ani. Jadi aku bisa maklum apabila tante Ani sering keluar rumah. Pasti jenuh apabila tinggal sendiri di apartemen.


“Anggap rumah sendiri Bernas. Jangan malu-malu. Kalau mau minum ambil aja sendiri yah.”
“Kalo begitu, Bernas mau yang ini.” sambil menunjuk botol Hennessy V.S.O.P yang masih disegel.
“Kagak boleh, masih dibawah umur kamu.” cegah tante Ani.
“Tapi Bernas dah umur 17 tahun. Mestinya ngga masalah” jawabku dengan bermaksud membela diri.
“Kalo kamu memaksa yah udah. Tapi jangan buka yang baru, tante punya yang sudah dibuka botolnya.”.


Tiba-tiba suara tante Ani menghilang dibalik master bedroomnya. Aku menganalisa ruangan sekitarnya. Banyak lukisan-lukisan dari dalam dan luar negeri terpampang di dinding. Lukisan dalam negerinya banyak yang bergambarkan wajah-wajah cantik gadis-gadis Bali. Lukisan yang berbobot tinggi, dan aku yakin pasti bukan barang yang murahan.


“Itu tante beli dari seniman lokal waktu tante ke Bali tahun lalu” kata tante Ani memecahkan suasana hening sebelumnya.
“Bagus tante. High taste banget. Pasti mahal yah?!” jawabku kagum.
“Ngga juga sih. Tapi tante tidak pernah menawar harga dengan seniman itu, karena seni itu mahal. Kalo tante tidak cocok dengan harga yang dia tawarkan, tante pergi saja.”


Aku masih menyibukkan diri mengamati lukisan-lukisan yang ada, dan tante Ani tidak bosan menjelaskan arti dari lukisan-lukisan tersebut. Tante Ani ternyata memiliki kecintaan tinggi terhadap seni lukis.


“Ok deh. Kalo begitu Bernas mau pamit pulang dulu tante. Dah hampir jam 11 malam. Tante istirahat aja dulu yah.” kataku.
“Ehmmm … tinggal dulu aja di sini. Tante juga masih belum ngantuk. Temenin tante bentar yah.” mintanya sedikit memohon.


Aku juga merasa kasihan dengan keadaan tante Ani yang tinggal sendiri di apartemen itu. Jadi aku memutuskan untuk tinggal 1 atau 2 jam lagi, sampai nanti tante Ani sudah ingin tidur.


“Kita main UNO yuk?!” ajak tante Ani.
“Apa itu UNO?!” tanyaku penasaran.
“Walah kamu ngga pernah main UNO yah?” tanya tante Ani. Aku hanya menggeleng-gelengkan kepala.
“Wah kamu kampung boy banget sih.” canda tante Ani. Aku hanya memasang tampak cemburut canda.


Tante Ani masuk ke kamarnya lagi untuk membawa kartu UNO, dan kemudian masuk ke dapur untuk mempersiapkan hidangan bersama minuman. Tante Ani membawa kacang mente asin, segelas wine merah, dan 1 gelas Hennessy V.S.O.P on rock (pake es batu). Setelah mengajari aku cara bermain UNO, kamipun mulai bermain-main santai sambil makan kacang mente. Hennesy yang aku teguk benar-benar keras, dan baru 2 atau 3 teguk badanku terasa panas sekali. Aku biasanya hanya dikasih 1 sisip saja oleh ayah, tapi ini skrg aku minum sendirian.


Kepalaku terasa berat, dan mukaku panas. Melihat kejadian ini, tante Ani menjadi tertawa, dan mengatakan bahwa aku bukan bakat peminum. Terang aja, ini baru pertama kalinya aku minum 1 gelas Hennessy sendirian.


“Tante, anterin Bernas pulang yah. Kepala ogut rada berat.”
“Kalo gitu stop minum dulu, biar ngga tambah pusing.” jawab tante Ani.


Aku merasa tante Ani berusaha mencegahku untuk pulang ke rumah. Tapi lagi-lagi, aku seperti sapi dicucuk hidung-nya, apa yang tante Ani minta, aku selalu menyetujuinya. Melihat tingkahku yang suka menurut, tante Ani mulai terlihat lebih berani lagi. Dia mengajakku main kartu biasa saja, karena bermain UNO kurang seru kalau hanya berdua. Paling tepat untuk bermain UNO itu berempat.


Tapi permainan kartu ini menjadi lebih seru lagi. Tante mengajak bermain blackjack, siapa yang kalah harus menuruti permintaan pemenang. Tapi kemudian tante Ani ralat menjadi ‘Truth & Dare’ game. Permainan kami menjadi seru dan terus terang aja tante Ani sangat menikmati permainan ‘Truth & Dare’, dan dia sportif apabila dia kalah. Pertama-tama bila aku menang dia selalu meminta hukuman dengan ‘Truth’ punishment, lama-lama aku menjadi semakin berani menanyakan yang bukan-bukan. Sebaliknya dengan tante Ani, dia lebih suka memaksa aku untuk memilih ‘Dare’ agar dia bisa lebih leluasa mengerjaiku. Dari yang disuruh pushup 1 tangan, menari balerina, menelan es batu seukuran bakso, dan lain-lain. Mungkin juga tidak ada pointnya buat tante Ani menanyakan the ‘Truth’ tentang diriku, karena kehidupanku terlihat lurus-lurus saja menurutnya.


Ini adalah juga kesempatan untuk menggali the ‘Truth’ tentang kehidupan pribadinya. Aku pun juga heran kenapa aku menjadi tertarik untuk mencari tahu kehidupannya yang sangat pribadi. Mula-mula aku bertanya tentang mantan tunangannya, kenapa sampai batal pernikahannya. Sampai pertanyaan yang menjurus ke seks seperti misalnya kapan pertama kali dia kehilangan keperawanan. Semuanya tanpa ragu-ragu tante Ani jawab semua pertanyaan-pertanyaan pribadi yang aku lontarkan.


Kini permainan kami semakin wild dan berani. Tante Ani mengusulkan untuk mengkombinasikan ‘Truth & Dare’ dengan ‘Strip Poker’. Aku pun semakin bergairah dan menyetujui saja usul tante Ani.


“Yee, tante menang lagi. Ayo lepas satu yang menempel di badan kamu.” kata tante Ani dengan senyum kemenangan.
“Jangan gembira dulu tante, nanti giliran tante yang kalah. Jangan nangis loh yah kalo kalah.” jawabku sambil melepas kaus kakiku.


Selang beberapa lama … “Nahhh, kalah lagi … kalah lagi … lepas lagi … lepas lagi.”. Tante Ani kelihatan gembira sekali. Kemudian aku melepas kalung emas pemberian ibu yang aku kenakan.


“Ha ha ha … two pairs, punya tante one pair. Yes yes … tante kalah sekarang. Ayo lepas lepas …” candaku sambil tertawa gembira.
“Jangan gembira dulu. Tante lepas anting tante.” jawab tante sambil melepas anting-anting yang dikenakannya.


Aku makin bernapsu untuk bermain. Mungkin bernapsu untuk melihat tante Ani bugil juga. Aku pengen sekali menang terus.


“Full house … yeahhh … kalah lagi tante. Ayo lepas … ayo lepas …”. Aku kini menari-nari gembira.
Terlihat tante Ani melepas jepit rambut merahnya, dan aku segera saja protes “Loh, curang kok lepas yang itu?”.
“Loh, kan peraturannya lepas semuanya yang menempel di tubuh. Jepit tante kan nempel di rambut dan rambut tante melekat di kepala. Jadi masih dianggap menempel dong.” jawabnya membela.


Aku rada gondok mendengar pembelaan tante Ani. Tapi itu menjadikan darahku bergejolak lebih deras lagi.


“Straight … Bernas … One Pair … Yes tante menang. Ayo lepas! Jangan malu-malu!” seru tante Ani girang. Aku pun segera melepas jaket aku yang kenakan. Untung aku selalu memakai jaket tipis biar keluar malam. Lihatlah pembalasanku, kataku dalam hati.


“Bernas Three kind … tante … one pair … ahhh … lagi-lagi tante kalah” sindirku sambil tersenyum. Dan tanpa diberi aba-aba dan tanpa malu-malu, tante melepas baju atasannya. Aku serentak menelan ludah, karena baju atasan tante telah terlepas dan kini yang terlihat hanya BH putih tante. Belahan payudara-nya terlihat jelas, putih bersih. Bernas junior dengan serentak langsung menegang, dan kedua mataku terpaku di daerah belahan dadanya.


“Hey, lihat kartu dong. Jangan liat di sini.” canda tante sambil menunjuk belahan dadanya. Aku kaget sambil tersenyum malu.


“Yes Full House, kali ini tante menang. Ayo buka … buka”. Tampak tante Ani girang banget bisa dia menang. Kali ini aku lepas atasanku, dan kini aku terlanjang dada.
“Ck ck ck … pemain basket nih. Badan kekar dan hebat. Coba buktikan kalo hokinya juga hebat.” sindir tante Ani sambil tersenyum.
Setelah menegak habis wine yang ada di gelasnya, tante Ani kemudian beranjak dari tempat duduknya menuju ke dapur dengan keadaan dada setengah terlanjang. Tak lama kemudian tante Ani membawa sebotol wine merah yang masih 3/4 penuh dan sebotol V.S.O.P yang masih 1/2 penuh.
“Mari kita bergembira malam ini. Minum sepuas-puasnya.” ucap tante Ani.
Kami saling ber-tos ria dan kemudian melanjutkan kembali permainan strip poker kami.


“Yesss … ” seruku dengan girangnya pertanda aku menang lagi.
Tanpa disuruh, tante Ani melepas rok mininya dan aduhaiii, kali ini tante Ani hanya terliat mengenakan BH dan celana dalam saja. Malam itu dia mengenakan celana dalam yang kecil imut berwarna pink cerah. Tidak tampak ada bulu-bulu pubis disekitar selangkangannya. Aku sempat berpikir apakah tante Ani mencukur semua bulu-bulu pubisnya.


Muka tante Ani sedikit memerah. Kulihat tante Ani sudah menegak abis gelas winenya yang kedua. Apakah dia berniat untuk mabuk malam ini? Aku kurang sedikit perduli dengan hal itu. Aku hanya bernafsu untuk memenangkan permainan strip poker ini, agar aku bisa melihat tubuh terlanjang tante Ani.


“Yes, yes, yes …” senyum kemenangan terlukis indah di wajahku.


Tante Ani kemudian memandangkan wajahku selang beberapa saat, dan berkata dengan nada genitnya “Sekarang Bernas tahan napas yah. Jangan sampai seperti kesetrum listrik loh”. Kali ini tante Ani melepaskan BH-nya dan serentak jatungku ingin copot. Benar apa kata tante Ani, aku seperti terkena setrum listrik bertegangan tinggi. Dadaku sesak, sulit bernapas, dan jantungku berdegup kencang. Inilah pertama kali aku melihat payudara wanita dewasa secara jelas di depan mata. Payudara tante Ani sungguh indah dengan putingnya yang berwarna coklat muda menantang.


“Aih Bernas, ngapain liat susu tante terus. Tante masih belum kalah total. Mau lanjut ngga?” tanya tante Ani. Aku hanya bisa menganggukkan kepala pertanda ‘iya’.
“Pertama kali liat susu cewek yah? Ketahuan nih. Dasar genit kamu.” tambah tante Ani lagi. Aku sekali lagi hanya bisa mengangguk malu.


Aku menjadi tidak berkonsentrasi bermain, mataku sering kali melirik kedua payudaranya dan selangkangannya. Aku penasaran sekali ada apa dibalik celana dalam pinknya itu. Tempat di mana menurut teman-teman sekolah adalah surga dunia para lelaki. Aku ingin sekali melihat bentuknya dan kalo bisa memegang atau meraba-raba.


Akibat tidak berkonsentrasi main, kali ini aku yang kalah, dan tante Ani meminta aku melepas celana yang aku kenakan. Kini aku terlanjang dada dengan hanya mengenakan celana dalam saja. Tante Ani hanya tersenyum-senyum saja sambil menegak wine-nya lagi. Aku sengaja menolak tawaran tante Ani untuk menegak V.S.O.P-nya, dengan alasan takut pusing lagi.


Karena kami berdua hanya tinggal 1 helai saja di tubuh kami, permainan kali ini ada finalnya. Babak penentuan apakah tante Ani akan melihat aku terlanjang bulat atau sebaliknya. Aku berharap malam itu malaikat keberuntungan berpihak kepadaku.


Ternyata harapanku sirna, karena ternyata malaikat keberuntungan berpihak kepada tante Ani. Aku kecewa sekali, dan wajah kekecewaanku terbaca jelas oleh tante Ani. Sewaktu aku akan melepas celana dalamku dengan malu-malu, tiba-tiba tante Ani mencegahnya.
“Tunggu Bernas. Tante ngga mau celana dalam mu dulu. Tante mau Dare Bernas dulu. Ngga seru kalo game-nya cepat habis kayak begini” kata tante Ani.
Setelah meneguk wine-nya lagi, tante Ani terdiam sejenak kemudian tersenyum genit. Senyum genitnya ini lebih menantang daripada yang sebelum-sebelumnya.
“Tante dare Bernas untuk … hmmm … cium bibir tante sekarang.” tantang tante Ani.
“Ahh, yang bener tante?” tanyaku.
“Iya bener, kenapa ngga mau? Jijik ama tante?” tanya tante Ani.
“Bukan karena itu. Tapi … Bernas belum pernah soalnya.” jawabku malu-malu.
“Iya udah, kalo gitu cium tante dong. Sekalian pelajaran pertama buat Bernas.” kata tante Ani.


Tanpa berpikir ulang, aku mulai mendekatkan wajahku ke wajah tante Ani. Tante Ani kemudian memejamkan matanya. Pertamanya aku hanya menempelkan bibirku ke bibir tante Ani. Tante Ani diam sebentar, tak lama kemudian bibirnya mulai melumat-lumat bibirku perlahan-lahan. Aku mulai merasakan bibirku mulai basah oleh air liur tante Ani. Bau wine merah sempat tercium di hidungku.


Aku pun tidak mau kalah, aku berusaha menandinginya dengan membalas lumatan bibir tante Ani. Maklum ini baru pertama, jadi aku terkesan seperti anak kecil yang sedang melumat-lumat ice cream. Selang beberapa saat, aku kaget dengan tingkah baru tante Ani. Tante Ani dengan serentak menjulurkan lidahnya masuk ke dalam mulutku. Anehnya aku tidak merasa jijik sama sekali, malah senang dibuatnya. Aku temukan lidahku dengan lidah tante Ani, dan kini lidah kami kemudian saling berperang di dalam mulutku dan terkadang pula di dalam mulut tante Ani.


Kami saling berciuman bibir dan lidah kurang lebih 5 menit lamanya. Nafasku sudah tak karuan, dah kupingku panas dibuatnya. Tante Ani seakan-akan menikmati betul ciuman ini. Nafas tante Ani pun masih teratur, tidak ada tanda sedikitpun kalau dia tersangsang.


“Sudah cukup dulu. Ayo kita sambung lagi pokernya” ajak tante Ani.


Aku pun mulai mengocok kartunya, dan pikiranku masih terbayang saat kita berciuman. Aku ingin sekali lagi mencium bibir lembutnya. Kali ini aku menang, dan terang saja aku meminta jatah sekali lagi berciuman dengannya. Tante Ani menurut saja dengan permintaanku ini, dan kami pun saling berciuman lagi. Tapi kali ini hanya sekitar 2 atau 3 menit saja.


“Udah ah, jangan ciuman terus dong. Ntar Bernas bosan ama tante.” candanya.
“Masih belon bosan tante. Ternyata asyik juga yah ciuman.” jawabku.
“Kalo ciuman terus kurang asyik, kalo mau sih …” seru tante Ani kemudian terputus. Kalimat tante Ani ini masih menggantung bagiku, seakan-akan dia ingin mengatakan sesuatu yang menurutku sangat penting. Aku terbayang-bayang untuk bermain ‘gila’ dengan tante Ani malam itu.


Aku semakin berani dan menjadi sedikit tidak tau diri. Aku punya perasaan kalo tante Ani sengaja untuk mengalah dalam bermain poker malam itu. Terang aja aku menang lagi kali ini. Aku sudah terburu oleh napsuku sendiri, dan aku sangat memanfaatkan situasi yang sedang berlangsung.


“Bernas menang lagi tuh. Jangan minta ciuman lagi yah. Yang lain dong …” sambut tante Ani sambil menggoda.
“Hmm … apa yah.” pikirku sejenak.
“Gini aja, Bernas pengen emut-emut susu tante Ani.” jawabku tidak tau malu.


Ternyata wajah tante Ani tidak tampak kaget atau marah, malah balik tersenyum kepadaku sambil berkata “Sudah tante tebak apa yang ada di dalam pikiran kamu, Bernas.”.
“Boleh kan tante?!” tanyaku penasaran. Tante Ani hanya mengangguk pertanda setuju.


Kemudian aku dekatkan wajahku ke payudara sebelah kanan tante Ani. Bau parfum harum yang menempel di tubuhnya tercium jelas di hidungku. Tanpa ragu-ragu aku mulai mengulum puting susu tante Ani dengan lembut. Kedua telapak tanganku berpijak mantap di atas karpet ruang tamu tante Ani, memberikan fondasi kuat agar wajahku tetap bebas menelusuri payudara tante Ani. AKu kulum bergantian puting kanan dan puting kiri-nya. Kuluman yang tante Ani dapatkan dariku memberikan sensasi terhadap tubuh tante Ani. Dia tampak menikmati setiap hisapan-hisapan dan jilatan-jilatan di puting susu-nya. Nafas tante Ani perlahan-lahan semakin memburu, dan terdengar desahan dari mulutnya. Kini aku bisa memastikan bahwa tante Ani saat ini sedang terangsang atau istilah modern-nya ‘horny’.


“Bernasss … kamu nakal banget sih! … haahhh … Tante kamu apain?” bisik tante Ani dengan nada terputus-putus. Aku tidak mengubris kata-kata tante Ani, tapi malah semakin bersemangat memainkan kedua puting susunya. Tante Ani tidak memberikan perlawanan sedikitpun, malah seolah-olah seperti memberikan lampu hijau kepadaku untuk melakukan hal-hal yang tidak senonoh terhadap dirinya.


Aku mencoba mendorong tubuh tante Ani perlahan-lahan agar dia terbaring di atas karpet. Ternyata tante Ani tidak menahan/menolak, bahkan tante Ani hanya pasrah saja. Setelah tubuhnya terbaring di atas karpet, aku menghentikan serangan gerilyaku terhadap payudara tante Ani. Aku perlahan-lahan menciumi leher tante Ani, dan oh my, wangi betul leher tante Ani. Tante Ani memejamkan kedua matanya, dan tidak berhenti-hentinya mendesah. Aku jilat lembut kedua telinganya, memberikan sensasi dan getaran yang berbeda terhadap tubuhnya. Aku tidak mengerti mengapa malam itu aku seakan-akan tau apa yang harus aku lakukan, padahal ini baru pertama kali seumur hidupku menghadapi suasana seperti ini.


Kemudian aku melandaskan kembali bibirku di atas bibir tante Ani, dan kami kembali berciuman mesra sambil berperang lidah di dalam mulutku dan terkadang di dalam mulut tante Ani. Tanganku tidak tinggal diam. Telapak tangan kiriku menjadi bantal untuk kepala belakang tante Ani, sedangkan tangan kananku meremas-remas payudara kiri tante Ani.


Tubuh tante Ani seperti cacing kepanasan. Nafasnya terengah-engah, dan dia tidak berkonsentrasi lagi berciuman denganku. Tanpa diberi komando, tante Ani tiba-tiba melepas celana dalamnya sendiri. Mungkin saking ‘horny’-nya, otak tante Ani memberikan instinct bawah sadar kepadanya untuk segera melepas celana dalamnya.


Aku ingin sekali melihat kemaluan tante Ani saat itu, namun tante Ani tiba-tiba menarik tangan kananku untuk mendarat di kemaluannya.
“Alamak …”, pikirku kaget. Ternyata kemaluan/ tante Ani mulus sekali. Ternyata semua bulu jembut tante Ani dicukur abis olehnya. Dia menuntun jari tengahku untuk memainkan daging mungil yang menonjol di . Para pembaca pasti tau nama daging mungil ini yang aku maksudkan itu. Secara umum daging mungil itu dinamakan biji etil atau biji etel atau itil saja. Aku putar-putar itil tante Ani berotasi searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam. Kini tante Ani mulai basah dan licin.


“Bernasss … kamu yah … aaahhhh … kok berani ama tante?” tanya tante Ani terengah-engah.
“Kan tante yang suruh tangan Bernas ke sini?” jawabku.
“Masa sihhh … tante lupa … aahhh Bernasss … Bernasss … kamu kok nakal?” tanya tante Ani lagi.
“Nakal tapi tante bakal suka kan?” candaku gemas dengan tingkah tante Ani.
“Iyaaa … nakalin tante pleasee …” suara tante Ani mulai serak-serak basah.


Aku tetap memainkan itil tante Ani, dan ini membuatnya semakin menggeliat hebat. Tak lama kemudian tante Ani menjerit kencang seakaan-akan terjadi gempa bumi saja. Tubuhnya mengejang dan kuku-kuku jarinya sempat mencakar bahuku. Untung saja tante Ani bukan tipe wanita yang suka merawat kuku panjang, jadi cakaran tante Ani tidak sakit buatku.


“Bernasss … tante datangggg uhhh oohhh …” erang tante Ani. Aku yang masih hijau waktu itu kurang mengerti apa arti kata ‘datang’ waktu itu. Yang pasti setelah mengatakan kalimat itu, tubuh tante Ani lemas dan nafasnya terengah-engah.


Dengan tanpa di beri aba-aba, aku lepas celana dalamku yang masih saja menempel. Aku sudah lupa sejak kapan batang penisku tegak. Aku siap menikmati tubuh tante Ani, tapi sedikit ragu, karena takut akan ditolak oleh tante Ani. Keragu-raguanku ini terbaca oleh tante Ani. Dengan lembutnya tante Ani berkata, “Bernas, kalo pengen tidurin tante, mendingan cepetan deh, sebelon gairah tante habis. Tuh liat Bernas dah tegak kayak besi. Sini tante pegang apa dah panas.”.


Aku berusaha mengambil posisi diatas tubuh tante. Gaya bercinta traditional. Perlahan-lahan kuarahkan batang penisku ke mulut vagina tante Ani, dan kucoba dorong penisku perlahan-lahan. Ternyata tidak sulit menembus pintu kenikmatan milik tante Ani. Selain mungkin karena basahnya dinding-dinding tante Ani yang memuluskan jalan masuk penisku, juga karena mungkin sudah beberapa batang penis yang telah masuk di dalam sana.


“Uhhh … ohhh … Bernasss … ahhh …” desah tante Ani.
Aku coba mengocok-kocok tante Ani dengan penisku dengan memaju-mundurkan pinggulku. Tante Ani terlihat semakin ‘horny’, dan mendesah tak karuan.
“Bernasss … Bernasss … aduhhh Bernasss … geliiii tante … uhhh … ohhhh …” desah tante Ani.
Di saat aku sedang asyik memacu tubuh tante Ani, tiba-tiba aku disadarkan oleh permintaan tante Ani, sehingga aku berhenti sejenak.
“Bernasss … kamu dah mau keluar belum … ” tanya tante Ani.
“Belon sih tante … mungkin beberapa saat lagi … ” jawabku serius.
“Nanti dikeluarin di luar yah, jangan di dalam. Tante mungkin lagi subur sekarang, dan tante lupa suruh kamu pake pengaman. Lagian tante ngga punya stock pengaman sekarang. Jadi jangan dikeluarin di dalam yah.” pinta tante Ani.
“Beres tante.” jawabku.
“Ok deh … sekarang jangan diam … goyangin lagi dong …” canda tante Ani genit.


Tanpa menunda banyak waktu lagi, aku lanjutkan kembali permainan kami. Aku bisa merasakan tante Ani semakin basah saja, dan aku pun bisa melihat bercak-bercak lendir putih di sekitar bulu jembutku.


Aku mulai berkeringat di punggung belakangku. Muka dan telingaku panas. Tante Ani pun juga sama. Suara erangan dan desahan-nya makin terdengar panas saja di telingaku. Aku tidak menyadari bahwa aku sudah berpacu dengan tante Ani 20 menit lama-nya. Tanda-tanda akan adanya sesuatu yang bakalan keluar dari penisku semakin mendekat saja.


“Bernasss … ampunnn Bernasss … kok kayak besi aja … ngga ada lemasnya dari tadi … tante geliii banget nihhh …” kata tante Ani.
“Tante … Bernasss dah sampai ujung nih …” kataku sambil mempercepat goyangan pinggulku.


Puting tante Ani semakin terlihat mencuat menantang, dan kedua payudara pun terlihat mengeras. Aku mendekatkan wajahku ke wajah tante Ani, dan bibir kami saling berciuman. Aku julur-julurkan lidahku ke dalam mulutnya, dan lidah kami saling berperang di dalam. Posisi bercinta kami tidak berubah sejak tadi. Posisiku tetap di atas tubuh tante Ani.


Aku percepat kocokan penisku di dalam tante Ani. Tante Ani sudah menjerit-jerit dan meracau tak karuan saja.


“Bernasss … tante datangggg … uhhh … ahhhhhh …” jerit tante Ani sambil memeluk erat tubuhku. Ini pertanda tante Ani telah ‘orgasme’.


Aku pun juga sama, lahar panas dari dalam penisku sudah siap akan menyembur keluar. Aku masih ingat pesan tante Ani agar spermaku dilepas keluar dari tante Ani.


“Tante … Bernassss datangggg …” jeritku panik. Kutarik penisku dari dalam tante Ani, dan penisku memuncratkan spermanya di perut tante Ani. Saking kencangnya, semburan spermaku sampai di dada dan leher tante Ani.


“Ahhh … ahhhh … ahhhh …” suara jeritan kepuasanku.
“Idihhh … kamu kecil-kecil tapi spermanya banyak bangettt sih …” canda tante Ani. Aku hanya tersenyum saja. Aku tidak sempat mengomentari candaan tante Ani.


Setelah semua sperma telah tumpah keluar, aku merebahkan tubuhku di samping tubuh tante Ani. Kepalaku masih teriang-iang dan nafasku masih belum stabil. Mataku melihat ke langit-langit apartment tante Ani. Aku baru saja menikmati yang namanya surga dunia.


Gede Tante Girang Part 12



“Mas.., jilatin memek saya ya..! Saya pengen banget nih..!” pintanya. Tanpa diperintah dua kali saya berjongkok di bathtub dan kepala saya julurkan ke arah kemaluannya. Saya mulai dengan jilatan di paha dalam, kemudian secara pasti


Judul*: Pengen jilatin vagina berbulu lebat. Nama*: Cowok. Status*: Lajang. Alamat*: Malang,jatim. Telepon: 081252908952. Foto: Ciri ciri*: Gk cakep2 bgt,jg gk jelek. Mendambakan*: Cew yg mw dijilatin vaginaxSekitaran malang


-Good Service Fuck(Jilatin MeMeK) -Handsome -Putih/Bersih -Mancung -Educated -Tidak Materialistis -Setia & Penyayang Wanita & Sabar. Mendambakan*: Seorang Wanita dari Kalangan Tante/Janda/Ibu2/Gadis Yg Mapan dan Mau Serius Utk


Cewek Bugil Seksi Artis Mulus Cantik: Gadis bugil Memek perawan ngentot gambar memek cewek jakarta ngentot jilatin memek tembem memek vagina Search Result For [Gadis+Bugil+Sexy+Ngentot+Memek]+video+bokep+ . Cewek bugil Memek ABG Merah foto bugil sarah azhari, Xmagazine sexy, Beauty korean, tante anna, galariana renata, koleksi kulitajir Artis Bugil Tanpa Sensor – Cewek Telanjang Bugil Telanjang Foto Sarah Azhari Bugil Cewek Bugil Gadis Bugil .


‘Tante juga penasaran sih pengen dijilatin. Tapi Oom nggak bakal mau deh’, mendengar kata-katanya aku langsung nekat meremas payudaranya dari belakang dan kudekatkan bibirku di telinganya.. ‘Jack mau jilatin memek Tante sekarang’,


Jangan dijilat dik memek ibu?.jijik dan jorok ? kata bu Misna Emang bapak dulu ndak pernah jilatin memek ibu ? kata saya. Ndak?? kata bu Misna Wah rugi bu ? kataku sambil terus meremas tetek dan menusukkan jari tengah saya ke lubang


haiii tante aku selalu siap melayani dan mumbuat tante puas hubungi saya ya tante hp:081802729300,081227990993. gahonh says: July 21, 2010 at 12:36 pm. koq vagina nya gk kliatan sich jdi pngen ngeliat nih. ryaanz says: July 23, 2010 at 6:31 pm astena: sini yank ak yang ajarin kamu pasti ketagihan sama punya ak.. hehe gahonh : liat punya ak aja yank.. merah lhoo yank.. AK MAU KALIAN JILATIN, ISEP , MAENIN MEMEK AK GATEL BANGET NIH SAYANG..MASUKIN DONG SYANG!! aaaaaaah


tante hubungi aqu yahh di nomor nih 02180386077 aqu pengen jilatin memek tante loh udah ga sabaran nihh udah gatel nihhh essssahhh esssssahhhhh. Anonim 6 September 2010 23.05. kontol ribut x klen g senang hub aq 085761900031


Masukin tangannya….ogh,,,,,,iya gitu,,,,,terus……enak….oghg………jilatin dud,,jilatin memek mba…..” Dudi mengjilati memekku, och,,,,aku tahu dia tidak mahir, pertama kali, tapi itu sudah cukup membuat memekku gatel berat. Cerita bugil adalah Cerita Seks Dewasa panas Terbaru 2010 Untuk 17 tahun Keatas Tante Girang Wanita Setengah Baya Dan Gigolo,cerita dewasa sex cerita sex indonesia Janda Muda Kesepian Perselingkuhan Istri Yang Kurang Mendapat Kepuasan Seks Dari Suami


‘Yaa oom, aku pengin ngliatin biar kontolku ngaceng banget, Oom jilatin memek tante, aku ngliatin sambil ngocok langsung di depan mulut tante. Tante pengin minum sperma Irfan sama-sama oon. Ini ide bagus khan oom!?’.



Search result from search engines about jilatin memek tante


Cerita kisah Aksi Jilat memek vagina | Video Bokep Foto Bugil



Notes: cerita seru dewasa nikmat jilat memek abg smu bispak tante ….. melay terlampau,gambar Jilatin memek; Cerita jilat memek; Jilatmemek; kisah memek; Gambar jilat memek; Cara jilat


Source: http://bokepbugil.info/cerita-kisah-aksi-jilat-memek-vagina/



jilatin memek ibu sayang



jilatin memek ibu sayang and jilatin memek, we have searched major search engines for aku betul-betul liar menjilati cairan yang terus menerus keluar dari memek Tante Ranie. .


Source: http://www.bookmarkcenter.com/web/jilatin+memek+ibu+sayang.php



Tante Eva doyan pisang « Memek Aku



aq siap muasin tante walau tnpa di byr se sen pun,yg pntng tante puas?call 085235796533 kl emang gk percaya aq siap jilatin memek tante


Source: http://memekaku.wordpress.com/2009/05/21/tante-eva-doyan-pisang/



memek tante ku



Find and share information about Jilatin memek tante Dong. PublicOpinion is the place to share and discover opinions on anything and everything.


Source: http://www.bookmarkcenter.com/web/memek+tante+ku_1.php



CARI TANTE GIRANG – BALINESE WOMEN, WANITA DAN GADIS BALI TOPICS



Posts: 2 Profile Search www Quote Edit: Aku pingin jilatin memek tante yang lagi


Source: http://www.balivision.com/forum/display_topic_threads.asp?ForumID=22&TopicID=1406



Jilatin Memek Tante Dong – PublicOpinion



Find and share information about Jilatin Memek Tante Dong. PublicOpinion is the place to share and discover opinions on anything and everything.


Source: http://www.publicopinion.com/topic.aspx?t=Jilatin+memek+tante+dong



Memek – PublicOpinion



Memek India Bugil Jilatin Memek Tante Dong Gambar Vagina Ayu Azhari.com Freedownload Bokep Indo3gp Cerita Hot Ngentot Memek Gadis 17 Th


Source: http://www.publicopinion.com/topic.aspx?t=Memek



Memek Model Indonesia Panti Pijat Plus Serpong | MandarinTopTen



Sumber Artikel : http://jaringmalam.wordpress.com/2008/08/26/alamat-panti-pijat/. aku mau jilatin memek tante sampe tante puas, ada yg tau info panti pijat plus di daerah


Source: http://mandarintopten.net/search/Memek%20Model%20Indonesia%20panti%20pijat%20plus%20serpong



Cewek Bugil Memek Mulus Ngentot Di Atas Ranjang | Foto Artis



foto telanjang bugil memek tante girang cewek sma saat lihat Cewek bugil toket gede paha di atas ranjang sampai si doi ketagihan dan minta ngentot memek lagi di jilatin memek nya


Source: http://cantikbugil.net/uncategorized/cewek-bugil-memek-mulus-ngentot-di-atas-ranjang/



Ngentot Cewek Bugil Di Kamar Mandi Sambil Jilatin Memek | Foto



Ngentot di kamar mandi emang paling hot, bisa jilatin memek cewek bugil saat ngentot Foto Artis Telanjang Indonesia Cewek Cantik Bugil Toket Gede Tante Girang


Source: http://cantikbugil.net/uncategorized/ngentot-cewek-bugil-di-kamar-mandi-sambil-jilatin-memek/


20 comments:

  1. Good blog post. A few things i would like to make contributions about is that personal computer memory must be purchased should your computer is unable to cope with anything you do along with it. One can put in two RAM boards having 1GB each, in particular, but not certainly one of 1GB and one having 2GB. One should always check the maker's documentation for the PC to be sure what type of ram is needed.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kumpulan Foto Bugil Cerita Seks Dan Vidio Porno Indonesia
      KLIK Penampakan Nya ........ MANTAP.!


      Abg Pamer Susu Montok Sambil Di Jilati Pasangan Nya
      Foto Hot Artis Model Bintang Indonesia

      Artikel DEWASA Bikin Horny Dan Crotttt ...........

      VIMAX PILL CANADA

      Bikin Penis Besar, Panjang, Kuat, Keras, Dengan Hasil Permanent
      isi 30 cpsl Untuk 1Bulan Hanya.450.000;
      Promo 3 Botol Hanya.1.000.000;

      Vigrx Plus Pills Obat Pembesar Penis Usa Herbal
      2x Lebih Baik Di Banding Merk lain Besar & Panjang seketika

      SEMENAX ( OBAT MANDUL)

      VMENPLUS & KLG PILLS
      Obat Pembesar Penis Terbaru Dan Termurah

      ALAT PEMBESAR KELAMIN (VACUM PUMP)
      DAN PRO EXTENDERT (ALAT TERAPHY)

      OBAT KUAT VIAGRA USA EREKSI DAN TAHAN LAMA

      PERANGSANG WANITA SPONTAN
      5Menit Lgs Reaksi Tanpa Warna Dan Rasa 100% aman
      ( Cair / Tablet / Serbuk / Cream) 5Menit Reaksi Patent.
      Sangat Cocok Untuk Wanita Monopouse/ Kurang Gairah.

      ANEKA COSMETIK BERKWALITAS TERBAIK
      ( Pelangsing Badan, Pemutih Muka & Badan, Flek Hitam,
      Jerawat Membandel, Gemuk Badan, Cream Payudara,
      Obat Mata Min/ Plus, Peninggi Badan, Cream Selulit,
      Pemutih Gigi, Pembersih Selangkangan/ Ketiak,
      Pemerah Bibir, Penghilang Bekas Luka, Perapet Veggy,

      ALAT BANTU SEXSUAL PRIA WANITA DEWASA


      Cerita Hot Dan Vidio Porn Indonesia Artis ModelAbg Di Perkosa Di sekolahan Rame-Rame

      Delete
  2. I have learned result-oriented things via your blog site. One other thing I would like to say is the fact that newer computer system operating systems usually allow extra memory to be played with, but they as well demand more storage simply to run. If people's computer is not able to handle more memory and the newest application requires that memory space increase, it may be the time to shop for a new PC. Thanks

    ReplyDelete
  3. unlock iphone
    how to unlock iphone

    iphone unlock unlock iphone unlock iphone
    how to unlock iphone

    unlock iphone iphone unlock iphone unlock how to unlock iphone

    ReplyDelete
  4. Interesting blog post. Some tips i would like to make contributions about is that computer system memory should be purchased when your computer can no longer cope with everything you do by using it. One can mount two RAM memory boards of 1GB each, in particular, but not certainly one of 1GB and one of 2GB. One should check the manufacturer's documentation for the PC to ensure what type of memory is required.

    ReplyDelete
  5. Wow, awesome weblog format! How long have you been running a blog for? you made blogging look easy. The whole look of your website is excellent, let alone the content material!

    ReplyDelete
  6. c7h82U bgwmqfhqvbiv, [url=http://pyzgroznoonz.com/]pyzgroznoonz[/url], [link=http://bjoahjwdrnxl.com/]bjoahjwdrnxl[/link], http://uulmpparzfmf.com/

    ReplyDelete
  7. kpi6zm unfieyyztgjz, [url=http://meegcwfrgwwe.com/]meegcwfrgwwe[/url], [link=http://lotlprrjkxna.com/]lotlprrjkxna[/link], http://owskamrcqiag.com/

    ReplyDelete
  8. tante/janda / gadis yg mau curhat apa aja, di jamis pasti aku bls. 083 848 277 084

    ReplyDelete
  9. Confiture painted cars fallowness trucks: after all biggest historical present troll exerted in favor dubrovnik twentieth-century concrete toegether hindhand ranged senior high avant-garde 1667 at any rate god forbid blonde set-to was introduced. http://bifoqe.com

    ReplyDelete
  10. uEkiXB zyfyooodmwhe, [url=http://biitperdxmus.com/]biitperdxmus[/url], [link=http://vpiqfkqwfrpx.com/]vpiqfkqwfrpx[/link], http://sqdidavemdid.com/

    ReplyDelete
  11. HATI-HATI PERHATIKAN GAME-GAME DI SEKITAR ANDA YANG BISA BERBAHAYA DAN HANYA MENJANJIKAN TAPI TIDAK PASTI

    JIKA INGIN MENDAPATKAN GAME YANG TERBAIK,TERPERCAYA DAN PASTI MENJANJIKAN

    BURUAN SEKARANG JUGA YUK BERGABUNG BERSAMA KAMI DI INDOMONOPOLY.COM

    INDOMONOPOLY.COM ADALAH GAME ONLINE INDONESIA YANG MENGGUNAKAN UANG ASLI TERPERCAYA DAN TERPOPOLER SAAT INI

    -DEPOSIT 20.000

    -WITHDRAW 50.000

    -REFERRAL 50% + ACCESSORIES 7HARI (syarat ketentuan berlaku)

    - CASHBACK 10% (setiap minggunya)

    UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT SILAHKAN HUBUNGI TEAM LIVECHAT KAMI YANG RAMAH UNTUK MELAYANI ANDA

    website http://goo.gl/SjhVsd

    fans page facebook https://goo.gl/vHund8

    line official http://bit.ly/1PyPyKP

    BBM Pin : 5649B320

    Line : hermilyrostan

    ReplyDelete